Tampilkan postingan dengan label - Dagelan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label - Dagelan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Juli 2015

Basiyo - Kapusan

Dagelan mataram dengan lakon Kapusan ini diperankan oleh Basiyo, Jariyah, Bu Tik, dan Kalidi bersama Karawitan Condong Raos pimpinan Ki Nartosabdho. Direkam dalam bentuk pita kaset oleh Fajar Record.

Dikisahkan Basiyo dan istrinya adalah orang yang berkecukupan, bertolak belakang dengan nasib adiknya yaitu Ngadimin yang beristrikan Genduk yang hidup dalam kesusahan. Putus asa karena usahanya meminjam uang kepada kakaknya selalu gagal membuat Genduk mempunyai akal menemui Pak Bas mengabarkan bahwa Ngadimin suaminya meninggal. Hal ini tentu saja tanpa sepengetahuan Ngadimin. Mendengar kabar bahwa adik laki-lakinya itu telah meninggal membuat Pak Bas tersentuh hatinya dan memberikan sejumlah uang kepada Genduk untuk membantu upacara pemakaman.

Tanpa sepengetahuan Genduk, ternyata hal yang sama dilakukan oleh Ngadimin kepada Bu Bas. Dia mengabarkan bahwa istrinya telah meninggal. Dan Bu Bas pun memberikan sejumlah uang untuk keperluan upacara pemakaman pula.

Sumonggo dipun download lan sugeng midangetaken sinambi leyeh-leyeh.

Link download :
Basiyo - Kapusan mp3

Minggu, 21 Juni 2015

Basiyo - Jaka Bodho

Dalam lakon dagelan mataram kali ini Basiyo berperan sebagai Jaka Bodho bersama dengan rekan - rekannya dari Sapta Mandala Kodam VII Diponegoro (sekarang Kodam IV).

Dikisahkan Jaka Bodho mengembara mencari kakaknya Jaka Wasis. Di tengah perjalanan dia berjumpa dengan dewa yang memberinya dua buah benda pusaka. Pusaka yang pertama adalah Banyak Emas yang bisa menyediakan berbagai makanan dan minuman yang lezat bagi pemiliknya. Sedangkan pusaka lainnya berupa tongkat yang bernama Teken Kayu Zaitun dimana di dalamnya terdapat jin yang siap membantu pemiliknya.

Sementara itu di Kerajaan Darussalam dimana Prabu Kusnun dibantu oleh Patih Syamsul Haji memerintah telah terjadi suatu malapetaka. Putri dari Prabu Kusnun yang bernama Kusuma Dewi Arum Manis menderita sakit keras. Sakitnya itu disebabkan oleh Jin Barakun milik Raja Kerajaan Bantar Angin Prabu Klono Tunjung Dimurti yang merasuki tubuh Sang Putri. Adapun niat dari Prabu Klono Tunjung Dimurti mengutus jin miliknya membuat malapetaka dengan merasuki tubuh Kusuma Dewi Arum Manis adalah untuk menjadikannya sebagai istri pada suatu saat nanti. Prabu Kusnun pun membuat sayembara barang siapa yang bisa menyembuhkan sakit Kusuma Dewi Arum Manis akan dinikahkan dengannya.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya Jaka Bodho pun bertemu dengan Jaka Wasis kakaknya yang telah mempunyai istri Endang Mari Kangen. Pada awalnya kehadirannya tidak diterima, tetapi karena Endang Mari Kangen tertarik Banyak Emas miliknya dan dengan bantuan jin penghuni Teken Kayu Zaitun akhirnya kehadirannya diterima juga. Sayang kebahagiaan Jaka Bodho yang telah bertemu dengan kakaknya tidak berlangsung lama, karena ditinggal sang kakak pergi ke Kerajaan Darussalam untuk mengikuti sayembara.

Bagaimana akhir kisah dagelan mataram ini, sumonggo dipun download lan sugeng midangetaken sinambi leyeh - leyeh.

Link download :
Basiyo - Jaka Bodho mp3

Minggu, 07 Juni 2015

Basiyo - Impen Dorodasih

Kekayaan Pak Carik yang memang telah turun temurun dari keluarganya membuat iri Bu Lurah. Walaupun jabatan suaminya sebagai lurah lebih tinggi tapi masih kalah jauh dalam hal kemakmuran dibandingkan dengan cariknya yang notabene adalah bawahannya.

Demi memenuhi hasrat istrinya yang ingin kaya itu Pak Lurah pun mempunyai rencana jahat dengan membuat peraturan yang cukup nyleneh. Peraturan atau Paugeran Impen Dorodasih pun dibuat. Inti dari peraturan itu adalah barang siapa bermimpi, maka mimpinya itu harus dipenuhi. Peraturan ini berlaku bagi seluruh warga di kelurahan itu. Dan para pamong praja pun diharapkan memberi teladan bagi warga dalam menegakkan peraturan nyleneh tersebut.

Dengan adanya peraturan itu, maka sesuai dengan yang telah direncanakan, Bu Lurah pun menceritakan mimpinya dimana dalam mimpinya itu Pak Carik memberikan sebagian harta kekayaannya kepada Bu Lurah termasuk kendaraan miliknya. Bahkan diceritakan dalam mimpinya itu Bu Carik pun menyerahkan semua busana dan perhiasan miliknya. Mau tak mau Pak Carik pun melaksanakan apa yang ada dalam mimpi Bu Lurah itu karena peraturan impen dorodasih telah disahkan. Apalagi beliau adalah salah satu pamong praja yang seyogyanya bisa menjadi teladan bagi masyarakat.

Ketika Pak Carik sedang bersedih hati merenungi nasibnya datanglah Basiyo yang akhirnya membantunya menyelesaikan permasalahan.

Link download :
Basiyo - Impen Dorodasih mp3

Rabu, 13 Mei 2015

Basiyo - Bakul Gudeg

Dalam lakon dagelan mataram ini diceritakan Basiyo berjualan gudeg dengan istrinya. Masalah timbul ketika Hardjo Gepeng akan mengambil pesanannya.

Hardjo Gepeng memesan areh dan telur istimewa untuk acara pertemuan warga yang akan diadakan di rumahnya. Tapi lebih dari satu bulan kemudian atau tepatnya kira-kira selapan dina pesanan itu baru diambil. Pesanan yang dibuat sebulan yang lalu itu tentu saja sudah basi. Bahkan sudah mulai ditumbuhi jamur pula.

Hardjo Gepeng menolak untuk menerima pesanannya itu. Akan tetapi Basiyo memaksanya untuk menerima dan membayar lima puluh ribu rupiah untuk duapuluh buah telur dan areh pesanannya dengan alasan apabila dulu telur itu ditetaskan, sekarang tentu telah menjadi ayam yang harga per ekornya lima belas ribu rupiah.

Akhirnya masalah ini dibawa ke kelurahan oleh mereka berdua. Dan Pak Lurah pun bisa menyelesaikannya dengan baik.

Link download :

Jumat, 01 Mei 2015

Basiyo - Kecemplung Jurang

Dikisahkan Basiyo adalah seorang pengangguran. Sementara istrinya mencari nafkah dengan berjualan di pasar. Di rumah mereka tinggal pula Yulia adik ipar Basiyo yang diam-diam dicintainya.

Ketika ditinggal istrinya berjualan di pasar, Basiyo gandrung kepada Yulia. Akan tetapi hal tersebut ternyata diketahui istrinya dan akhirnya minta untuk diceraikan. Yulia pun diusir dari rumah itu.

Akhirnya Basiyo menitipkan Yulia di rumah Arjo Gepeng adik kandungnya dan berpesan kepadanya suatu saat Yulia akan dinikahinya. Adapun anak Arjo Gepeng yang diperankan oleh Ngabdul jatuh cinta kepada Yulia ketika pertama kali melihatnya. Dan Yulia pun menerima cinta Ngabdul.

Bagaimana akhir kisah dagelan mataram ini? Sumonggo dipun download.

Link download :
Basiyo - Kecemplung Jurang mp3

Kamis, 23 April 2015

Basiyo - Bandeng Dadi Mubeng

Dagelan Mataram dengan lakon Bandeng Dadi Mubeng oleh Keluarga Basiyo ini direkam oleh Ramayana Record dengan kualitas yang lumayan bagus. Cerita berkisah seputar kesalahan Basiyo yang keliru mengantarkan pesanan bandeng.

Dikisahkan Basiyo berjualan bandeng di pasar bersebelahan dengan Ngabdul yang berjualan ban. Kemudian Pak Arjo memesan bandeng dan meminta agar diantarkan ke rumahnya. Pak Arjo meninggalkan pesan kepada Pak Basiyo bahwa rumahnya dekat dengan pohon sawo.

Basiyo bingung ketika mengantarkan pesanan bandeng, karena ternyata ada 2 rumah yang berdekatan dengan pohon sawo yang dimaksud. Dari sinilah terjadi kekeliruan pengantaran pesanan.

Sumonggo dipun download lan sugeng midangetaken sinambi leyeh-leyeh.

Link download :
Basiyo - Bandeng Dadi Mubeng mp3

Senin, 13 April 2015

Junaedi CS - Dalang Memble

Ada beberapa istilah yang dilontarkan Junaedi dalam lakon dagelan Dalang Memble ini yang sempat populer di masyarakat pada masanya yaitu : Theyong Kemiling, Rukndul Wati, Cewok Kosok dan Rukning Mbuteng.

Lakon dagelan ini mengisahkan cerita wayang dimana Anjani, Anjanarko dan Anjaningrat memperebutkan Cupu Manik Astagina yang dibuang Begawan Gotama ke Bengawan Swilugangga. Malang bagi Anjanarko dan Anjaningrat yang berubah jadi kera ketika masuk ke Bengawan Swilugangga. Sedangkan Anjani hanya wajahnya yang berubah jadi kera.

Akhirnya mereka bertapa untuk memohon pengampunan kepada dewa. Laku tapa mereka menyebabkan goro-goro yang memaksa Betara Guru dan Betara Narada turun dari kayangan. Ketika melihat Dewi Anjani yang sedang "tapa kungkum", Betara Guru tertarik kepadanya sehingga lahirlah bayi kera yang diberi nama Anoman.

Link Download :

Minggu, 05 April 2015

Download MP3 Basiyo - Pari Bengkong

Dalam lakon dagelan ini diceritakan Basiyo adalah orang kaya di desanya. Bertolak belakang dengan nasib adik kandungnya yang diperankan oleh Ngabdul. Hidupnya miskin sampai-sampai untuk menghidupi keluarganya dia harus hutang kesana kemari.

Ketika meminta pinjaman kepada Basiyo, bukan pinjaman yang didapat, tetapi malah mendapat hinaan dari Sang Kakak. Sampai akhirnya Ngabdul menuntut harta peninggalan almarhum orang tuanya. Basiyo pun akhirnya memberi sawah warisan kepada adiknya, walaupun ini sebenarnya adalah jebakan. Beginilah kalimat jebakan itu : "Kowe tak wehi lemah sisih kulon, pek'en tandurono opo-opo. Nak tukul pek'en dewe."

Dalam pengertian umum maksud dari "tandurono opo-opo" adalah bebas untuk menanam apa saja. Akhirnya Ngabdul pun menanam padi di tanah itu. Sampai tiba saatnya akan panen, Basiyo pun mempermasalahkan kenapa tanah tersebut ditanami padi padahal dulu sudah berpesan agar tanah tersebut ditanami tanaman "opo-opo" yaitu sejenis tanaman yang biasanya digunakan untuk puputan ketika ada orang melahirkan. Terjadilah pertengkaran antara Basiyo dan Ngabdul. Pak Nur yang menyaksikan pertengkeran tersebut melaporkannya kepada Pak Dukuh. Akhirnya Pak Dukuh pun menyelesaikan permasalahan ini dengan kalimat jebakan pula.

Sumonggo dipun download lan sugeng midangetaken sinambi leyeh-leyeh.

Link Download :